Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ternyata Wisata Alam Danau Tangkas Jambi Dibuat "Orang Gila"

danau tangkas2

Ternyata wisata alam Danau Tangkas dibuat oleh orang gila. Orang gila itu sendiri pun yang lebih mengejutkannya menjabat sebagai Kepala Desa (Kades).

Edi Sucipto namanya, pria yang beumur (37) itu menjabat Kades di Desa Tanjung Lanjut, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.

“Saya dulu dianggap orang gila sama masyarakat di sini saat saya ajak membangun wisata,” ujar Kades yang berumur 37 itu.

Diceritakannya, pada awal tahun 2002 ide untuk membangun wisata alam Danau Tangkas sudah  mulai dipikrkannya. Sebab sebelum dirinya menjabat sebagai Kades, ia sering berkeliling ke desa-desa lain.

Dirinya melihat apa yang ada di desa lain, juga terdapat di desanya bahkan lebih.

“Saya sering berkunjung ke desa lain. Di sana ada wisata alam maupun buatan. Saya pun mulai terpikirkan, bahwa di desa lain juga ada di desa saya, bahkan lebih,” kata Kades desa Tanjung Lanjut itu.

danau tangkas

Saat mulai dipikirkannya, Edi mulai mengkampanyekan ke masyarakat-masyarakat sekitar untuk membangun wisata. Namun, setiap Edi mengkampanyekannya, orang-orang hanya tertawa dan mengannggap gila.

“Saya kampanyekan saat di acara thalhiland, atau acara kumpul-kumpul. Selalu saya ceritakan, tetapi ya, ada yang menganggap saya gila. Tetapi biarlah, selalu saya kampanyekan dengan cara menunjukkan video dan gambar,” tambah Edi.

Edi melajutkan, dirinya sadar bahwa di desanya pun sudah dicitakan tuhan untuk wisata, namun saat itu belum dikembangannya, sebab dirinya membutuhkan kawan untuk membangunnya.

“Saya dari kecil di sini. Jadi saya tau kekurangan dan kelebihannya,” lanjutnya.

Akhirnya pada tahun 2017, Lanjut Edi, dirinya mendapatkan kawan sebanyak 10 orang untuk membangun wisata alam tersebut. 

10 orang itu, kata Kadesnya, berumur lebih di atasnya, dan mayoritasnya merupakan petani dan bekerja di perusahaan. Sedangkan pemudanya saat itu tidak berminat.

“Saat itu saya yakinkan 10 orang itu. Saya bilang ‘Ini tidak ada gajinya. Jika tidak berhasil anggap saja ini ibadah’ ternyata mereka mau. Kita garap sama-sama. Sedangkan pemudanya saat itu tidak ada,” lanjutnya lagi.

Hingga kini 40 orang yang bekerja di wisata alam Danau Tangkas yang sebelumnya 10 orang. Semuanya merupakan warga Desa Tanjung Lanjut.

“Alhamdulillah saat ini 40 orang sudah bekerja di sini. Tetapi ada juga yang tidak senang. Tetapi ya nggak apalah, yang penting desa ini bisa berkembang terus,” tandasnya.

Omsed untuk wisata Danau Tangkas pun tidak tanggung-tanggung, ratusan juta didapatkan pertahunnya. 

Kata Edi juga, saat ini Wisata Danau Tangkas gambarannya masih 20 persen yang terealisasi. Kedepan, dirinya masih akan membangun spot-spot lainnya.

“Ini masih 20 perseb loh. Kedepan masih aka nada pembanguna lagi,” tukasnya.



Post a Comment for " Ternyata Wisata Alam Danau Tangkas Jambi Dibuat "Orang Gila""