Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Unjuk Rasa di Mapolda Jambi, Massa Tunjukkan Simbol Tangan Terborgol

Unjukrasa

Sejak dilakukannya penahan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab (MRS) di Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12/2020) lalu, aksi unjuk rasa di setiap daerah terjadi, tepatnya di kantor-kantor Polisi.

Simbol-simbol pengunjuk rasa di daerah-daerah pun terlihat sama yaitu, dengan tangan seperti diborgol dan mengkat ke atas. Hal ini dilakukan massa lantaran mengikuti MRS saat dilakukan penahanan.

Dalam aksi di daerah-daerah, massa menuntut untuk membebaskan MRS. Selain itu ada juga yang meminta ditahan dan dipenjarakan. Seperti para pengunjuk rasa di Mapolres Ciamis. Diketahui, MRS ditahan terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan, Jakarta beberapa waktu lalu. Para pengunjuk rasa di Mapolres Ciamis itu, meminta ditahan lantaran saat acara di Petamburan, mereka menghadiri acara tersebut. Aksi tersebut pun berlansung damai.

Untuk di Kota Jambi, massa yang mengatas namakan Aliansi Muslim Indonesia (AMIN), berunjuk rasa di pintu gerbang Mapolda Jambi, pada Rabu (16/12/2020) siang.

Massa yang berjumlah kurang lebih ratusan, berkumpul di depan Makam Pahlawan Jambi dan kemudian berjalan kaki.

Selama menuju Mapolda Jambi, massa mempertunjukkan simbol-simbol seperti tangan diborgol. Yang sama saat di MRS ditahan.

Sesampainya di gerbang Mapolda Jambi, para pengunjuk rasa pun berorasi. Meminta untuk mengusut tuntas 6 orang laskar yang tewas ditembak Polisi. Juga meminta MRS dibebaskan.

Para pengunjuk rasa pun diterima dengan baik di Mapolda Jambi. Aksi yang hampir 20 menitan itu, sempat terjadi cekcok. Namun tetap kondusif.

Usai menyerahakan tuntutan ke pihak Mapolda Jambi, para pengunjuk rasa pun membubarkan diri.


loading...

Post a Comment for "Unjuk Rasa di Mapolda Jambi, Massa Tunjukkan Simbol Tangan Terborgol"