Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sejarah Monumen Tugu Juang Jambi

 


Tugu Juang yang berada di Provinsi Jambi, tepatnya di Kota Jambi, adalah monumen ber sejarah bagi rakyat Jambi, dalam merebut kedaulatan di masa kolonialisme.

Dalam kurun waktu 1945 -1948 saat angresi militer Belanda, Tugu Juang merupakan titik kumpul rakyat Jambi, sebelum dan sesudah berperang.

Selain itu, para pejuang yang gugur pun juga dikumpulkan di Tugu Juang, dan kemudian di makamkan di makam pahlawan.

Lalu, untuk mengingat sejarah, dibangunkan lah monumen Tugu Juang, sebagai simbol kobaran semagat dan keberhasilan dalam mengusir kolonialisme.

Bentuk dari monumen Tugu Juang pun memiliki arti. Saat ditemui, veteran Siswan, menjelaskan, Tugu Juang Jambi didirikan pada tanggal 29 Desember tahun 1949 dan diresmikan pada hari Kamis, tanggal 6 Januari oleh Bapak Masjchun Sofwan, yang saat itu menjabat sebagai Gubenur Jambi.

Bentuk bangunan Tugu Juang terdiri dari tiang bambu termasuk patung pejuang dengan tinggi 17 meter. Bagian dasar Tugu Juang yang berbentuk kolam hias persegi delapan, titik tertiggi monumen tugu juang setinggi 1945 cm, dihitung dari lantai kolam hias sampai dengan ujung lancip bambu runcing.

Pada puncaknya berdiri patung pejuang di atas 5 batang bambu yang posisinya siap sedia untuk berjuang, melawan serta mengusir penjajah dengan bambu runcing dan keris di pinggang.

"Dan tiangnya itu ada lima sebagai dasar Pancasila, dibuat juga pakaian pejuang yang sangat sederhana, berupa celana dan kain sarung, dimana fungsi kain sarung tersebut digunakan untuk membawa perbekalan serta selimut tubuh, yang terpenting dalam penggunaannya paling utama untuk sholat lima waktu," lanjutnya.

Kata Siswan, bentuk monumen Tugu Juang ini mencerminkan tanggal 17 Agustus 1945, dan merupakan hari proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Selain itu monumen ini bertujuan untuk mengenang para pahlawan Jambi yang gugur di medan pertempuran, Tugu Juang ini Simbol dari kobaran semangat Rakyat Jambi mempertahankan kemerdekaan sekuat  tenaga," jadinya.

Untuk diketahui, di monumen tersebut ada relief yang terdiri dari 5 bagian, yang di mana ruang masing-masing bagian menggambarkan kegiatan maupun peristiwa sejarah pertempuran. Kurun waktu sejak tanggal 17 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1948, dan Taman Tugu Juang ini berluas 4.836 M persegi.


Berikut video lengkapnya : 





Post a Comment for "Sejarah Monumen Tugu Juang Jambi"