Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Release Kasus, Pelaku Penganiayaan Tukang Bakso Dikenakan Pasal 351 KUHP

Pihak Polisi Polresta Jambi release kasus penganiayaan tukang bakso di Jambi. Pelaku dikenakan pasal 351 KUHP.

Dalam release nya, Kasat Reskrim Polresta Jambi, AKP Handres, mengatakan, bahwa dari perbuatan pelaku, dirinya diancam dengan pasal 351 KUHP.

"Pelaku dikenakan pasal 351 KUPH dengan kasus penganiayaan," ujarnya, saat release kasus di Mapolresta Jambi, Jumat (4/12/2020) malam.

Handres juga mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu untuk hasil visum dari rumah sakit Bhayangkara.

Usai hasil visum keluar, pihaknya langsung akan menetapkan pelaku penganiayaan sebagai tersangka sesuai dengan pasal 351 KUHP.

"Mungkin besok hasil visum keluar. Kita akan menetapkannya sebagai tersangka," tambahnya.

Lanjut Handres, pelaku berinisial A yang merupakan warga Perumahan Vila Melati Asri, Mayang Mangurai, Alam Barajo.

Untuk keseharian pelaku, dia bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu perumahan di Kota Jambi.

"Pelaku diamankan di rumahnya tanpa perlawanan," tukasnya.

Lebih lanjut, Handres mengatakan, sebetulnya dari keterangan pelaku, hari ini Jumat (4/12/2020) mau menyerahkan diri lantaran aksinya viral di media social.

"Dari keterangan pelaku, dirinya mau menyerahkan diri lantaran viral di media social," tutupnya.

Sementara itu, A, yang merupakan pelaku penganiayaan pedagang bakso keliling, mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya mengaku menyesali perbuatan saya, memang dia langganan saya membeli bakso," kata A, saat ditanyai.

Melihat dari video yang viral di media social itu, tampak pelaku ahli dalam bela diri. 

Pelaku pun juga mengatakan bahwa dirinya aktif dalam kegiatan bela diri.

"Saya sering melatih diri bang," tandasnya.

Awal kejadian penganiayaan itu juga sempat viral di media social tepatnya di instagram.

Tampak pelaku menendang sebanyak 3 kali pedagang bakso hingga terpental.

Belakangan baru diketahui, korban yang bernama Iwan merupakan karyawan dari Mas Nasib yang juga membuka gilingan bakso.

Kejadian penganiayaan itu pada Sabtu (28/11/2020) lalu. Namun Iwan enggan menceritakannya ke Mas Nasib.

Usai dirinya (Iwan) viral di media hingga media social, Iwan pun banyak mendapatkan bantuan berbentuk materi maupun moril.

Saat dijumpai Iwan yang sebelumnya panik usai kejadian itu. Kini dirinya merasa lega dan mempercayakannya ke pihak Polisi Polresta Jambi. Dan tinggal menunggu hasil visum keluar.

Hingga kini pelaku masih ditahan di Mapolresta Jambi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Yang di mana sesuai dengan pasal 351 KUHP.

Post a Comment for "Release Kasus, Pelaku Penganiayaan Tukang Bakso Dikenakan Pasal 351 KUHP"