Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Polisi Tangkap Pelaku Pembobol Mesin ATM di Mini Market

Dua pelaku yang hendak membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di salah satu mini market Kota Jambi ditangkap Polisi. Satu di antaranya merupakan oknum Polisi. Keduanya dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun pidana penjara.

Dua pelaku itu yaitu, RS dan DA yang hendak membobol mesin ATM di mini market kawasan Jalan Prenjak IV Perumnas, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, pada Rabu (25/11/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

Pelaku dengan sengaja  menyewa ruko yang berada di sebelah mini market, dan kemudian menjebol dinding untuk masuk ke mini market. Namun, aksinya keburu pagi, pelaku pun tak sempat membobol mesin ATM dan hanya menggambil sejumlah rokok. Namun demikian, peralatan untuk membobol mesin ATM seperti mesin las, tabung gas tertinggal di dalam mini market.

Saat beraksi pelaku RS yang merupakan oknum Polisi berperan mengawasi situasi mini market. Jika aksinya kepergok Polisi, RS langsung memberi tahu DA yang berada di dalam mini market untuk membobol mesin ATM.

Kapolsek Jelutung, iptu Aidil, saat release kasus, mengatakan, kedua pelaku ini beraksi saat Subuh hari, ketika kondisi mini market tutupp dan di sekitaran lokasi sepi. Namun, saat hendak membobol mesin ATM aksi mereka keburu pagi

"Jadi saat itu, mini market tutup dan lokasi sekitar sepi. Saat mau membobol mesin ATM hari keburu pagi, hingga pelaku meninggalkan beberapa barang bukti,” ujarnya, Sabtu (5/12/2020).

Aidil menambahkan, saat sadar tak berhasil membobol mesin ATM, dan keburu pagi. Pelaku hanya menggambil rokok yang berada di mini market. Untuk sejumlah rokok, kata Aidil, pelaku belum sempat untuk menjualnya.

"Akhirnya tersangka mengambil rokok yang ada di dalam mini market itu. Untuk kerugian uang juga belum ada, dan rokok yang mereka curi juga belum sempat dijual karena aksi itu berhasil diungkap oleh tim gabungan Polsek dan Polresta," tambahnya.

Aidil menjelaskan, untuk pelaku DA bertugas sebagai membobol mesin ATM di mini market. Sedangkan RS berperan mengawasi situasi di sekitar mini market, lantaran keduanya takut aksi mereka kepergok Polisi yang patroli.

"Oknum inisial RS ini, keterlibatannya itu hanya berada di luar lokasi mini market, untuk berjaga-jaga, apabila kalau ada polisi yang sedang berpatroli datang, dia memberi tahu kepada rekannya berinisial DS yang berada di dalam mini market untuk membobol mesin ATM," sebut Aidil.

Akibat kejadian itu, tercatat kerugian yang ditaksir kurang-lebih sekitar Rp 105 juta. Kerugian itu berupa rokok yang dicuri dan kerusakan pada mesin ATM di dalam mini market.

Kata Aidil, keduanya dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman 7 tahun pidana penjara.

“karena masuk ke dalam mini market dan hendak membobol mesin ATM dan melakukan pencurian. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun pidana penjara.  


loading...

Post a Comment for "Polisi Tangkap Pelaku Pembobol Mesin ATM di Mini Market"