Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Geng Motor Bersajam Meresahkan Masyarakat Kota Jambi, Dr Fikri : Terapkan Lagi Pendidikan Moral Pancasila

Pengamat publik atau praktisi hukum Dr Fikri angkat bicara, pasca dihebohkannya masyakarat Kota Jambi dengan keberadaan geng motor bersenjata tajam.

Dikatakan Dr Fikri, di tengah maraknya pandemi Covid-19, yang seharusnya mengikuti imbauan Pemerintah untuk tidak keluar rumah, bisa untuk lebih meningkatkan moral.

Namun demikian, keberadaan geng motor tersebut, menurut Dr Fikri, malah terjadi degradasi moral yang luar biasa.

"Ini sudah terjadi degradasi moral yang luar biasa," tegasnya, Senin (28/12/2020).

Dari pemberitaan yang diketahuinya, aksi brutal dari komplotan geng motor tersebut tidak berprikemanusiaan.

"Tidak ada lagi toleransi dan dan sudah tidak berprikemanusiaan," tambahnya.

Lanjut Dr Fikri, dari beberapa kasus komplotan geng motor itu, memang sudah ditangani pihak Kepolisian. 

Dari kebanyakan pelakunya merupakan anak di bawah umur. Disarankanya, orang tua atau pun lingkungan sekitarnya harus lebih memantau untuk anak-anaknya tidak terlibat kelompok tersebut.

"Orang tua harus selalu memantau di mana anaknya berada, dan pastikan bahwa anaknya tersebut tidak terlibat dalam kelompok tersebut," lanjutnya.

Selain itu, lebih lanjut Dr Fikri menganjurkan, perlunya diterapkan lagi pendidikan moral pancasila dan dijadikan kurikulum pendidikan di semua jenjang pendidikan.

"Ini agar degradasi moral yang sangat luar biasa ini cepat teratasi," lanjutnya lagi.

Dr Fikri juga menyebutkan, penangkapan yang dilakukan pihak Kepolisian jangan hanya dikembalikan dengan orang tuanya, atau membuat surat perjanjian. Melainkan harua tegas.

"Harus tegas mengambil tindakan dan yang ditangkap dilakukan pembinaan," tutupnya.


Post a Comment for "Geng Motor Bersajam Meresahkan Masyarakat Kota Jambi, Dr Fikri : Terapkan Lagi Pendidikan Moral Pancasila"