Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Curi Uang Pedagang Telur, Kedua Pelaku Dikenakan Pasal 363

Dua orang warga Kota Jambi harus mendekap dibalik sel jeruji Mapolsek Jambi Timur dan disangkakan Pasal 363 KUHP, lantaran melakukan aksi pencurian dengan pemberantan terhadap pedagang telur.

Dua orang itu yakni, M Irwan (46) dan Febri (40), yang menggasak uang Rp 14,5 juta pada Kamis (5/3/2020) lalu.

Selama kurang lebih 8 bulan buronan. Kedua pelaku berhasil ditangkap pada Rabu (18/11/2020) lalu. 

Kapolsek Jambi Timur, AKP Rinto Haivan Simbolon, menjelaskan, saat kejadian pedagang telur itu tengah memarkikan mobilnya dan melakukan bongkar muat barang, di kawasan Jalan Sentot Alibasa, RT 06, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Pall Merah. 

Ditambahnya, saat itu satu orang di antara pelaku langsung membuka pintu mobil. Kemudian langsung menggambil uang senilai RP 14,5 juta yang tersimpan di dalam tas bewarna hitam.

"Pelaku atas nama Irwan ini langsung mengambil uang milik korban, saat pemilik jauh dari kendaraannya" ungkapnya, di Mapolsek Jambi Timur, Jumat (11/12/2020).

Lanjut Rinto, kedua pelaku memiliki peran yang berbeda, Pelaku atas nama Febri, dia lah yang berperan sebagai pengintai dan menunggu di sepeda motor. Sedangkan Irwan sebagai eksekutor.

Pada saat beraksi, kedua pelaku sempat diketahui korban dan kemudian dikejar. Namun, korban kehilangan jejak. 

"Jadi pelaku sudah mengikuti korban, hingga berhasil menjalankan aksinya," lanjutnya.

Lebih lanjut Rinto, setelah dilakukan pengembangan, satu diantara pelaku merupakan residivis, yaitu pelaku Irwan.

"Dari pengembangan, pelaku Irwan ternyata residivis dan baru sekira kurang lebih 2 tahun lalu keluar dari tahanan," lanjutnya lagi.

Adapun barang bukti yang diamankan pihak Mapolsek Jambi  Timur, yaitu; satu unit sepeda motor merek Yamaha Xeon GT 125 sebagai sarana pelaku, tas plastik kecil, kunci silang, satu buah alat penusuk ban, obeng, kunci inggris, 12 buah besi pipih, serta barang bukti lainnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun maksimal pidana penjara. 

Untuk diketahui, Pencurian dengan pemberatan diatur dalam Pasal 363 KUHP yang berbunyi:

1. Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun:

 1. pencurian ternak;

2. pencurian "pada waktu ada kebakaran, letusan, banjir gempa bumi, atau gempa laut, gunung                    meletus, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan                         atau bahaya perang;

3. pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya,                yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang                    berhak;

4. pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu;

5. pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang                 yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai                   anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

2. Jika pencurian yang diterangkan dalam butir 3 disertai dengan salah satu hal dalam butir 4 dan 5,            maka diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.



loading...

Post a Comment for "Curi Uang Pedagang Telur, Kedua Pelaku Dikenakan Pasal 363"