Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

BNNP Jambi Menagkap 51 Pengedar Narkotika dan Barang Bukti 19.3 Kg Narkotika serta Uang Tunai Rp 1 Miliar

Dari Januari-Desember 2020, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menangkap 51 orang yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.

51 orang itu terdiri dari, seorang anak di bawah umur dan seorang perempuan. Selebihnya umur 20 ke atas.

Dari penangkapan itu, BNNP Jambi menyita 16,8 Kilogram (Kg), ekstasi 2,5 Kg, uang tunai Rp 1 Miliar, sepeda motor sebanyak 8 unit dan roda empat 3 unit.

Kabid Pemberantasan BNNP Jambi, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, menjelaskan, dalam melakukan upaya penindakan dan pencegahan narkotika, hal ini diibaratkan seperti memencet balon. Pasalnya yang ditekan sebelah kiri yang gelembung sebelah kanan.

“Dalam penindakan dan pencegahan seperti pencet balon, tekan yang di sini dan gelembung di sana. Ini daerah yang rawan Sarolangun, Tungkal, Kerinci, Kota Jambi dan Muaro Jambi,” ujarnay, Selasa (29/12/2020).

Ditambahnya, untuk 51 orang yang ditangkap itu merupakan pengedar. Dari 51 orang 1 orang anak di bawah umur dan 1 orang wanita, selebihnya umur 20 ke atas.

“Rata-rata pengecer, kurir. 51 orang itu  Perempuannya 1 orang anak di bawah umur 1 orang. Untuk kasusnya ada yang P21,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi BNNP Jambi, Drg Mario, memaparkan, selama 1 tahun ini, sebanyak 276 orang yang dilakukan rehabilitasi. 

“Rehab wajib lapor 276 orang. Untuk Mempertahankan pemulihan, produktivitas si pengguna,” paparnya.

Kata Mario, sebelum ada pandemi Covid-19, biasanya bagi para pengguna yang melakukan rehabilitasi tidak ada pekerjaan, akan dioperkan ke BLK dana tau ke Dinas Sosial (Dinsos).

“Ke blk yang tidak ada pekerjaan, Dinas Sosial, bahkan dikasih modol. Saat ini tidak ada program BLK,” tambahanya.


Post a Comment for " BNNP Jambi Menagkap 51 Pengedar Narkotika dan Barang Bukti 19.3 Kg Narkotika serta Uang Tunai Rp 1 Miliar"