Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sempat Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap di Apatermen Jakarta

Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengamankan Terpidana kasus korupsi pembangunan irigasi Sungai Tanduk, Kerinci, yang sempat jadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Ibnu Ziady, pada Kamis, 12 Nopember 2020.

Ibnu Ziady menghilang setelah sebelumnya putusan kasasi yang menjatuhkan hukuman selama 4 tahun dan denda Rp200 juta.

Terpidana itu pun akhirnya berhasil ditangkap di apartemen Aston Marina, Ancol, Jakarta Utara.

Kepala Kejati Jambi, Jambi Johanis Tanak, dalam relesenya, menyampaikan, berdasarkan surat putusan MA RI Nomor 1444 K/Pid.Sus/2020 tanggal 07 Juli 2020. Ibnu Ziady adalah terdakwa kasus korupsi pembangunan irigasi Sungai Tanduk, Kayu Aro, Kabupaten Kerinci tahun 2016 dengan kerugian negara senilai Rp1.040.825.324.

“Dalam proyek irigasi Sungai Tanduk tersebut Ibnu Ziady bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Saat itu, ia menjabat sebagai Kabid Pengairan Dinas PUPR Provinsi Jambi,” ujarnya, Jumat (13/11/2020) malam.

Johanis menamabahkan, Hakim menjatuhkan pidana penjara  4 tahun dan denda Rp. 200 juta, dengan ketentuan apabila pidana denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 6 bulan.

Johanis menjelaskan, untuk kronologis penangkapan, Tim Tabur Kejari Sarolangun memperoleh informasi jika terpidana berkomunikasi dengan seorang  ASN Pemkab Sarolangun.

Sehingga tim tabur langsung melakukan pelacakan posisi Terpidana Ibnu Ziady berada di Jakarta.

“Selanjutnya terpidana langsung diamankan di temat persebunyiannya  di Apartemen Aston Marina, Ancol, Jakut pada hari Kamis, 12 Nopember 2020, sekita pukul 21.05  WIB. Setelah itu kami Tim Tabur Kejati jambi melakukan penjemputan di Jakarta bersama Jaksa Eksekutor Kekari Sungai Penuh yang dibantu juga oleh Tim Intel Kejari Jambi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Johanis menyampaikan, saat ini terpidana dititpkan di sementara di Kejari Jambi. Kemudian direncanakan besok pagi Sabtu (14/11/2020) akan dibawa ke Kejari Sungai Penuh.

“Malam ini sudah berisiko yang riskan kecelakaan yang lain-lain, untuk hari ini dititipkan di Kejari Jambi. Besok pagi akan dibawa ke bawa sungai penuh,” tutupnya.


Post a Comment for "Sempat Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap di Apatermen Jakarta"