Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Di Masa Kolonialisme, Tan Malaka Mempunyai 23 Nama Samaran

Sutan Ibrahim atau dikenal Tan Malaka adalah seorang pahlawan Nasional Republik Indonesia. Tan Malaka juga merupakan seorang revolusioner. Dalam pelariannya, Tan Malaka mempunyai 23 nama samaran untuk menghindar dari pencarian kolonialisme.

Selain itu, dirinya lah yang pertama kali mencetus konspe Republik Indonseia, jauh sebelum Presiden pertama, Sukarno.

Tan Malaka yang lahir di Nagari Pandam Gadang, Gunuang Omeh, Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, pada 2 Juni 1897. Tan Malaka meninggal di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, pada 21 Februari 1949 tepatnya di usia 51 tahun. Tan Malaka dieksekusi mati oleh Bangsa sendiri. Hingga saat ini makam Tan Malaka yang berada di Jawa Timur itu masih misterius, pasalnya belum 100 persen membenarkan jasad tersebut Tan Malaka.

Namun demikian, sejarawan asal Belanda negeri kincir angin, Harry Poeze,  telah membuktikan jasad yang dimakamkan di Selopanggung itu benar Tan Malaka. berdasarkan data-data yang diperolehnya, dia meyakini jasad tersebut adalah Tan Malaka. 

Berikut nama samaran Tan Malaka saat menjadi buronan Kolonialisme. Tercatat di dalam buku seri Tempo “Tan Malaka Bapak Republik yang Dilupakan” mempunyai 23 nama samaran, yaitu; 

- Elias Fuentes, Estahislau Rivera.

-       Alisio Rivera (Filipina)

- Hasan Gozali (Singapura).

- Ossorio (Shanghai).

- Ong Song Lee (13 varian, HongKonga).

- Tan Ming Sion (Burma).

- Legas Hussein, Ramli Hussein, Ilyas Hussein (Indonseia).

- Cheung Kun Tat, Howard Lee (Cina).

Tan Malaka juga mengguasai 8 bahasa, yaitu; Minang, Indonesia, Belanda, Rusia, Jerman, Inggris, Mandarin dan Tagalog.

Semasa hidupnya, Tan Malaka juga masuk dalam berbagai organisasi, yaitu; Anggota Sarekat Islam Semarang, wakil ketua Serikat Buruh Pelikan, Ketua Partai Komunis Indonesia, wakit Komitren untuk Asia Timur, Ketua Biro Buruh Lalu Lintas Se Pasifik, Ketua Partai Republik Indonesia, Thailand, Ketua Persatuan Perjuanganm Pendiri Partai Murba dan Pimpinan Gerilya Pembela Proklamasi.

Tan Malaka juga mempunyai 5 jenis pekerjaan, yaitu; Guru, Penulis Lepas, Kerani, Mandor dan Tukang jahit.


Post a Comment for "Di Masa Kolonialisme, Tan Malaka Mempunyai 23 Nama Samaran"